Postingan

Menampilkan postingan dengan label kisah bermakna

Kisah Buah Anggur yang dimakan Rasulullah 🍇

Gambar
SUATU hari seorang lelaki miskin membawa segenggam buah anggur untuk Nabi Muhammad Sholallahu 'alaihi wasalam sebagai hadiah. Lelaki ini sangat bersemangat memberikan hadiah untuk Nabi. Dia menyimpan anggur di samping Nabi dan mengatakan, “Wahai Rasulllah, terimalah hadiah kecil ini dariku.” Wajahnya berseri-seri dengan kebahagiaan saat ia menawarkan hadiah kecilnya itu. Jelas sekali bahwa ia sangat mencintai Nabi. Nabi Sholallahu 'alaihi wasalam mengucapkan terima kasih dengan khidmat. Nabi mengambil satu buah anggur dan kemudian memakannya. Para sahabat yang sedang bersamanya menatapnya penuh harap. Di luar dugaan semua orang, ketika anggur yang satu habis, Nabi kembali memakan anggur lainnya, tanpa menawarkannya kepada para sahabat. Perlahan Nabi selesai makan anggur tersebut. Sendirian saja. Ia sama sekali tidak menawarkan anggur-anggur itu untuk siapa pun yang hadir. Orang miskin yang membawa anggur itu sangat senang dan akhirnya pamit. Namun, para sahabat Nabi yang bersam...

Pelajaran Berharga Tentang Orang Tua dan Anak

Gambar
Seorang pemuda membawa ayahnya yang telah tua dan agak pikun ke sebuah restoran terbaik di kotanya. Ketika makan, tangan sang ayah gemetar sehingga banyak makanan tumpah dan tercecer mengotori meja, lantai, dan bajunya sendiri. Beberapa pengunjung restoran, melirik situasi tersebut. Namun pemuda itu terlihat begitu tenang. Ia membantu dengan sabar dan menanti sang ayah selesai makan. Setelah selesai, ia membawa sang ayah ke kamar mandi, untuk dibersihkan tubuh dan pakaiannya dari kotoran.  Setelah itu, ia mendudukkan ayahnya kembali di kursi, dan dengan tenang ia pun membersihkan makanan yang tercecer di sekitar meja tempat ayahnya makan.  Kemudian, ia membayar tagihan makan malam pada kasir restoran itu, menghampiri ayahnya, dan menuntunnya keluar. Pemilik restoran yang sedari tadi mencermati perilaku pelanggannya ini, bergegas keluar menyusul si pemuda yang sedang menuntun ayahnya itu. Setelah berhasil menyusul, ia berkata, “Terima kasih, Anda telah meninggalkan sesuatu yang...